Kepala Dinas Sosial Provinsi DKI Jakarta, Iqbal Akbarudin, menghadiri pembukaan Jakarta Fair yang digelar di kawasan Jakarta International Expo, Rabu (11/6). Kehadiran Kepala Dinas Sosial menjadi bagian dari dukungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terhadap penyelenggaraan ajang pameran dan promosi produk unggulan yang melibatkan berbagai pelaku usaha dari beragam sektor.
Usai mengikuti rangkaian acara pembukaan, Iqbal Akbarudin melanjutkan kunjungan ke sejumlah area pameran, termasuk booth Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang dikelola oleh komunitas disabilitas binaan Dinas Sosial Provinsi DKI Jakarta. Dalam kesempatan tersebut, ia meninjau langsung berbagai produk kreatif hasil karya penyandang disabilitas yang dipamerkan kepada masyarakat dan pengunjung Jakarta Fair.
Kunjungan tersebut menjadi bentuk apresiasi sekaligus dukungan terhadap upaya pemberdayaan ekonomi penyandang disabilitas melalui pengembangan UMKM. Beragam produk yang ditampilkan mencerminkan kreativitas, keterampilan, serta semangat kemandirian para pelaku usaha disabilitas yang selama ini mendapatkan pendampingan dan pembinaan dari Dinas Sosial DKI Jakarta.
Iqbal menyampaikan bahwa partisipasi komunitas disabilitas dalam ajang berskala besar seperti Jakarta Fair merupakan peluang strategis untuk memperluas akses pasar, memperkenalkan produk kepada masyarakat yang lebih luas, serta mendorong peningkatan kesejahteraan para pelaku usaha. Selain itu, keikutsertaan mereka juga menjadi wujud komitmen Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam mewujudkan pembangunan yang inklusif dan berkeadilan bagi seluruh warga.
Melalui kehadiran booth UMKM komunitas disabilitas, Dinas Sosial DKI Jakarta berharap masyarakat semakin mengenal dan mendukung produk-produk karya penyandang disabilitas. Dukungan tersebut dinilai penting untuk memperkuat kemandirian ekonomi sekaligus membuka lebih banyak kesempatan bagi kelompok rentan untuk berpartisipasi aktif dalam kegiatan ekonomi dan sosial di ibu kota.
Jakarta Fair sendiri menjadi salah satu ajang promosi terbesar yang setiap tahunnya menarik perhatian ribuan pengunjung dan pelaku usaha dari berbagai daerah. Keikutsertaan UMKM binaan Dinas Sosial diharapkan dapat memberikan nilai tambah sekaligus memperluas jejaring pemasaran bagi para pelaku usaha disabilitas.