Dinas Sosial Provinsi DKI Jakarta terus berkomitmen dalam meningkatkan kapasitas pelaku UMKM binaannya, termasuk bagi penyandang disabilitas. Pada 26–28 Agustus 2025, digelar Pelatihan Keterampilan Barista di Pusat Pelatihan Kerja Daerah (PPKD) Jakarta Timur yang diikuti oleh 25 peserta penyandang disabilitas dari berbagai wilayah kota administrasi di Jakarta.
Sebagian besar peserta merupakan penerima manfaat Kartu Penyandang Disabilitas Jakarta (KPDJ) maupun yang terdaftar dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) desil 1–5, dan dinilai memiliki kemampuan untuk mengembangkan usaha di bidang barista.
Pelatihan ini bertujuan memberikan bekal keterampilan praktis dan pengetahuan teknis agar UMKM penyandang disabilitas mampu meningkatkan kualitas usahanya serta naik kelas. Materi yang disampaikan meliputi pengenalan dan keterampilan dasar barista, teknik penyeduhan serta latte art dasar, hingga simulasi usaha.
Kepala Bidang Pengembangan Kesejahteraan Sosial, Dewi Aryati, menyampaikan apresiasinya kepada para peserta. “Kami berharap pelatihan ini dapat membuka peluang usaha baru sekaligus meningkatkan daya saing UMKM penyandang disabilitas. Keterampilan barista tidak hanya sekadar teknik meracik kopi, tetapi juga bagian dari membangun kemandirian, kreativitas, dan kepercayaan diri. Harapannya, para peserta mampu menerapkan ilmu yang didapat dan mengembangkannya dalam usaha masing-masing,” ujarnya.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan UMKM binaan Jakarta Entrepreneur Dinas Sosial mampu memanfaatkan keterampilan baru untuk meningkatkan efektivitas usaha, merancang strategi pengembangan, serta menjadi inspirasi dalam mewujudkan kemandirian ekonomi penyandang disabilitas di Jakarta.