Kepala Dinas Sosial Provinsi DKI Jakarta, Iqbal Akbarudin, melakukan monitoring terhadap pegawai Penyedia Jasa Lainnya Perorangan (PJLP) Dinas Sosial yang terdampak kebakaran di Kelurahan Kebon Kosong, Kecamatan Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis (5/6). Kegiatan tersebut dilakukan sebagai bentuk perhatian dan dukungan kepada pegawai yang menjadi korban musibah sekaligus memastikan penanganan bantuan berjalan optimal.
Dalam kunjungannya, Iqbal meninjau langsung kondisi para pegawai PJLP yang terdampak serta berkoordinasi dengan jajaran terkait mengenai kebutuhan mendesak yang diperlukan para korban. Ia menegaskan bahwa Dinas Sosial akan terus melakukan pendampingan dan memastikan bantuan yang diberikan dapat menjangkau warga yang membutuhkan.
Selain melakukan monitoring, Iqbal juga memantau proses penerimaan hibah barang yang diberikan oleh Ralika Group. Bantuan tersebut disalurkan untuk mendukung pemenuhan kebutuhan dasar warga terdampak kebakaran, seperti perlengkapan kebutuhan sehari-hari dan bantuan logistik lainnya.
Menurut Iqbal, kolaborasi antara pemerintah dan sektor swasta menjadi bagian penting dalam mempercepat penanganan dampak bencana. Ia mengapresiasi kepedulian Ralika Group yang turut berkontribusi membantu masyarakat yang sedang menghadapi masa sulit akibat kebakaran.
“Sinergi antara pemerintah dan berbagai pihak sangat dibutuhkan agar kebutuhan warga terdampak dapat segera terpenuhi. Bantuan yang diberikan diharapkan dapat meringankan beban para korban dan membantu proses pemulihan pascakebakaran,” ujarnya.
Penerimaan hibah tersebut dilakukan sesuai dengan mekanisme dan ketentuan yang berlaku. Selanjutnya, bantuan akan didistribusikan kepada warga terdampak berdasarkan data dan kebutuhan di lapangan agar penyalurannya tepat sasaran.
Dinas Sosial Provinsi DKI Jakarta terus berupaya memberikan layanan dan dukungan kepada masyarakat terdampak bencana melalui koordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan. Monitoring yang dilakukan di Kelurahan Kebon Kosong ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam memastikan seluruh korban memperoleh perhatian dan bantuan yang memadai selama masa tanggap darurat maupun pemulihan.